PENTINGNYA VAKSINISASI COVID 19 PADA MASYARAKAT

September 04, 2021

 

  Oleh: Windi Fitria

(Mahasiswi Sastra Inggris FISIP Universitas Bangka Belitung)
 
 

  Image Source: metropolitan.kompas.com
 
 

  

Sebuah harapan baru saja terbesit di tengah pandemi yang belum kunjung berhenti. Vaksin Covid-19 sudah tiba beberapa waktu lalu di Indonesia, bahkan di beberapa daerah telah dilaksanakan vaksinasi, termasuk di Jakarta. Vaksinasi Covid-19 perdana di Ibu Kota berlangsung pada 15 Januari 2021 lalu. Prioritas utama vaksinasi perdana pada awal tahun 2021 tersebut adalah dokter, perawat, bidan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang, co-assistant (koas), Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) TNI/POLRI, serta tenaga kesehatan lainnya. Kini, program penyuntikan vaksin berlanjut untuk melindungi lebih banyak warga indonesia. Vaksin tidak hanya melindungi individu namun juga memberikan perlindungan bagi orang orang yang tidak dapat diimunisasi' contohmya pada usia tertentu maupun orang dengan penyakit tertentu. Vaksin tidak menimbulkan penyakit. Vaksin yang sudah dipakai di masyarakat sudah dijamin keamanannya dan umumnya tidak menimbulkan reaksi simpang (efek samping) yang berat.

Apakah itu vaksin?

          Vaksin adalah produk biologi yang berisi antigen berupa mikroorganisme atau bagiannya, atau zat yang dihasilkan setelah dikelola sedemikian rupa. Vaksin ini akan dimasukkan ke dalam tubuh untuk membuat seseorang menjadi kebal dan terlindungi dari suatu penyakit yang menular. Dengan begitu, ketika kamu telah melakukan vaksinasi, vaksin yang masuk kelak akan mengingat virus atau bakteri pembawa penyakit, sehingga tubuh dapat mengenali dan tahu cara melawannya.

          Selain itu, vaksin yang dimasukkan ke dalam tubuh juga berfungsi untuk mengurangi transmisi atau penularan Covid-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian, serta mencapai kekebalan kelompok di masyarakat dari Covid-19, agar masyarakat tetap produktif secara sosial maupun ekonomi.

 

Tujuan pemberian vaksiniasi

          Secara umum, tujuannya adalah untuk menurunkan angka kesakitan, kematian dan kecacatan akibat Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I). Penyakit tersebut antara Jain misalnya Difteri, Pertusis, Tetanus, Tuberculosis (TBC), Hepatitis, oneumonia, Polio, Rubela dan Campak.

 

Berapa Lama Vaksin Mampu Melindungi Tubuh?

          Sebagian besar vaksin COVID-19 membutuhkan lebih dari satu suntikan. Suntikan pertama bertujuan membangun perlindungan. Kemudian suntikan kedua dilakukan beberapa minggu kemudian untuk mendapatkan perlindungan maksimal. Menurut data dari uji klinis Pfizer, vaksin dapat menawarkan perlindungan parsial paling cepat 12 hari setelah dosis pertama.

Perlindungan tersebut bisa bertahan setidaknya dua bulan. Dosis kedua kemudian diperlukan untuk memaksimalkan kinerja vaksin. Data juga menunjukkan bahwa dosis kedua yang diberikan 21 hari kemudian meningkatkan respons kekebalan, menawarkan perlindungan mulai satu minggu setelah suntikan kedua.

 

Penerima Vaksin Covid-19

          Setelah diuji keamanan dan kehalalannya, kelompok usia prioritas utama penerima vaksin adalah penduduk yang berdomisili di Indonesia di atas 18 tahun. Tapi tenang, kelompok penduduk berusia di bawah 18 tahun akan dapat diberikan vaksinasi, apabila telah tersedia data keamanan vaksin yang memadai dan memiliki persetujuan penggunaan masa darurat (emergency use authorization) atau mendapatkan Nomor Izin Edar (NIE) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sampai data tersebut tersedia, lindungi anak-anak dengan tetap belajar dan bermain di rumah dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Saat ini,

 

You Might Also Like

0 komentar